Intip 5 Manfaat Buah Mangga yang Wajib Kamu Ketahui!
Jumat, 1 Agustus 2025 oleh journal
Ulasan ini akan membahas lima keunggulan yang dapat diperoleh dari konsumsi buah dengan daging berwarna kuning atau oranye ini. Pembahasan mencakup kandungan nutrisi penting di dalamnya serta dampaknya terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan. Fokus utama adalah pada khasiatnya sebagai sumber vitamin, mineral, dan antioksidan yang berperan dalam menjaga fungsi tubuh tetap optimal.
"Konsumsi rutin buah ini, dalam porsi yang wajar, dapat memberikan kontribusi positif bagi kesehatan. Kandungan nutrisinya mendukung berbagai fungsi tubuh dan berpotensi mengurangi risiko penyakit tertentu," ujar Dr. Amelia Putri, seorang ahli gizi klinis dari Rumah Sakit Sehat Abadi.
Dr. Putri menambahkan, "Perlu diingat bahwa manfaatnya optimal jika diimbangi dengan pola makan sehat dan gaya hidup aktif. Tidak ada satu jenis makanan pun yang menjadi solusi tunggal untuk kesehatan yang prima."
Buah tropis ini memang kaya akan nutrisi yang menjanjikan. Kandungan vitamin C-nya berperan sebagai antioksidan, melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, kandungan seratnya membantu melancarkan pencernaan dan menjaga kadar gula darah tetap stabil. Keberadaan beta-karoten, yang diubah menjadi vitamin A dalam tubuh, penting untuk kesehatan mata dan sistem kekebalan tubuh. Dianjurkan untuk mengonsumsi buah ini sebagai bagian dari diet seimbang, sekitar satu hingga dua buah per hari, tergantung pada ukuran buah dan kebutuhan individu. Namun, bagi penderita diabetes, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk menentukan porsi yang tepat.
5 Manfaat Buah Mangga
Buah mangga, dikenal luas karena rasa manisnya, menawarkan sejumlah manfaat kesehatan yang signifikan. Kandungan nutrisinya yang kaya berperan penting dalam menjaga fungsi tubuh dan mendukung kesehatan secara keseluruhan.
- Meningkatkan Kekebalan Tubuh
- Menyehatkan Pencernaan
- Menjaga Kesehatan Mata
- Sumber Antioksidan
- Mendukung Kesehatan Jantung
- Menurunkan Risiko Kanker
- Menjaga Kesehatan Kulit
Berbagai manfaat ini berasal dari kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan yang terdapat dalam buah mangga. Contohnya, vitamin C memperkuat sistem imun, sementara serat membantu melancarkan pencernaan dan menjaga kadar gula darah stabil. Antioksidan seperti beta-karoten melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan, dan kalium mendukung kesehatan jantung. Konsumsi mangga secara teratur, sebagai bagian dari diet seimbang, dapat memberikan kontribusi positif bagi kesehatan jangka panjang.
Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Salah satu keunggulan signifikan dari konsumsi buah tropis ini terletak pada kemampuannya dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kandungan nutrisinya berperan vital dalam memperkuat pertahanan alami tubuh terhadap berbagai infeksi dan penyakit.
- Vitamin C sebagai Penguat Imunitas
Vitamin C, yang hadir dalam jumlah signifikan, berfungsi sebagai antioksidan kuat yang melindungi sel-sel kekebalan tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Konsumsi rutin berkontribusi pada produksi dan fungsi optimal sel darah putih, komponen kunci dalam melawan infeksi. Contohnya, mengonsumsi satu buah mangga berukuran sedang dapat memenuhi sebagian besar kebutuhan vitamin C harian, membantu mencegah penyakit seperti flu dan pilek.
- Beta-karoten dan Kesehatan Sistem Imun
Beta-karoten, prekursor vitamin A, juga berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh. Vitamin A esensial untuk perkembangan dan fungsi sel-sel imun, serta menjaga integritas lapisan mukosa yang melindungi tubuh dari patogen. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan penurunan fungsi kekebalan tubuh, meningkatkan risiko infeksi. Mangga, sebagai sumber beta-karoten, membantu memastikan asupan vitamin A yang cukup.
- Antioksidan Lainnya dan Perlindungan Seluler
Selain vitamin C dan beta-karoten, buah ini mengandung berbagai antioksidan lainnya, seperti quercetin dan astragalin, yang berkontribusi pada perlindungan seluler secara keseluruhan. Antioksidan ini membantu menetralisir radikal bebas, mengurangi stres oksidatif yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Dengan melindungi sel-sel imun dari kerusakan, antioksidan ini mendukung fungsi kekebalan tubuh yang optimal.
- Keterkaitan dengan Kesehatan Usus
Meskipun tidak secara langsung meningkatkan kekebalan tubuh, kandungan serat dalam buah ini mendukung kesehatan usus. Kesehatan usus yang baik berkorelasi positif dengan sistem kekebalan tubuh yang kuat, karena sebagian besar sel-sel imun berada di saluran pencernaan. Serat membantu memelihara bakteri baik dalam usus, yang berkontribusi pada fungsi kekebalan tubuh yang seimbang.
Dengan kandungan vitamin C, beta-karoten, antioksidan, dan serat, konsumsi buah ini secara teratur mendukung berbagai aspek sistem kekebalan tubuh. Efek kumulatif dari nutrisi-nutrisi ini berkontribusi pada pertahanan tubuh yang lebih kuat terhadap infeksi dan penyakit. Integrasi buah ini ke dalam pola makan seimbang merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan dan mempertahankan kesehatan sistem imun secara optimal.
Menyehatkan Pencernaan
Salah satu aspek krusial dari keunggulan buah tropis ini terletak pada kemampuannya dalam meningkatkan kesehatan sistem pencernaan. Kandungan serat dan enzim di dalamnya memainkan peran penting dalam melancarkan proses pencernaan dan menjaga keseimbangan mikroorganisme di dalam usus.
- Serat sebagai Pelancar Pencernaan
Kandungan serat yang tinggi dalam buah ini bertindak sebagai bulk-forming agent, yang meningkatkan volume tinja dan memudahkan pergerakannya melalui usus. Hal ini membantu mencegah konstipasi atau sembelit dan menjaga keteraturan buang air besar. Contohnya, konsumsi buah ini secara rutin dapat membantu individu yang memiliki masalah pencernaan seperti sindrom iritasi usus besar (IBS) dengan mengurangi gejala kembung dan ketidaknyamanan.
- Enzim Pencernaan untuk Memecah Makanan
Buah ini mengandung enzim amilase yang membantu memecah karbohidrat kompleks menjadi gula sederhana yang lebih mudah diserap oleh tubuh. Enzim ini membantu mengurangi beban kerja sistem pencernaan dan meningkatkan efisiensi penyerapan nutrisi. Kehadiran enzim ini sangat bermanfaat bagi individu yang mengalami gangguan pencernaan akibat kekurangan enzim.
- Prebiotik Alami untuk Kesehatan Usus
Beberapa jenis serat dalam buah ini berfungsi sebagai prebiotik, yaitu makanan bagi bakteri baik di dalam usus. Prebiotik membantu memelihara dan meningkatkan populasi bakteri baik, yang berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Keseimbangan mikroorganisme usus yang sehat berkontribusi pada penyerapan nutrisi yang lebih baik dan perlindungan terhadap infeksi.
- Mengurangi Risiko Penyakit Pencernaan
Konsumsi serat yang cukup, yang difasilitasi oleh buah ini, dapat membantu mengurangi risiko penyakit pencernaan seperti divertikulitis dan kanker usus besar. Serat membantu menjaga kesehatan dinding usus dan mencegah peradangan. Selain itu, antioksidan dalam buah ini dapat melindungi sel-sel usus dari kerusakan akibat radikal bebas.
- Meningkatkan Penyerapan Nutrisi
Dengan melancarkan pencernaan dan menjaga kesehatan usus, buah ini secara tidak langsung berkontribusi pada penyerapan nutrisi yang lebih baik dari makanan yang dikonsumsi. Sistem pencernaan yang sehat memastikan bahwa tubuh dapat memanfaatkan nutrisi penting untuk fungsi dan kesehatan yang optimal.
Secara keseluruhan, kemampuan buah ini dalam menyehatkan pencernaan merupakan salah satu manfaat utamanya. Kandungan serat, enzim, dan prebiotik bekerja secara sinergis untuk menjaga kelancaran proses pencernaan, meningkatkan kesehatan usus, dan mengurangi risiko penyakit pencernaan. Integrasi buah ini ke dalam diet sehari-hari dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesehatan pencernaan secara keseluruhan.
Menjaga Kesehatan Mata
Kesehatan mata merupakan aspek vital dalam kualitas hidup, dan konsumsi buah tropis ini dapat berkontribusi signifikan dalam memeliharanya. Kehadiran nutrisi esensial di dalamnya, terutama beta-karoten dan lutein, memiliki peran protektif terhadap berbagai gangguan penglihatan.
- Beta-karoten dan Konversinya Menjadi Vitamin A: Kandungan beta-karoten yang melimpah merupakan prekursor vitamin A, nutrisi krusial untuk fungsi penglihatan yang optimal. Vitamin A berperan penting dalam pembentukan rhodopsin, pigmen visual yang memungkinkan mata beradaptasi terhadap perubahan intensitas cahaya. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan rabun senja (nyctalopia), kondisi di mana kemampuan melihat dalam kondisi minim cahaya menurun drastis.
- Lutein dan Zeaxanthin: Perlindungan Terhadap Kerusakan Makula: Buah ini juga mengandung lutein dan zeaxanthin, dua jenis karotenoid yang terakumulasi di makula, bagian tengah retina yang bertanggung jawab atas ketajaman penglihatan. Lutein dan zeaxanthin berfungsi sebagai filter alami terhadap cahaya biru yang berbahaya, yang dapat menyebabkan kerusakan oksidatif pada sel-sel retina. Konsumsi rutin karotenoid ini dapat mengurangi risiko degenerasi makula terkait usia (AMD), penyebab utama kebutaan pada orang dewasa.
- Antioksidan Lainnya dan Perlindungan Sel Retina: Selain beta-karoten, lutein, dan zeaxanthin, buah ini juga mengandung antioksidan lainnya, seperti vitamin C dan vitamin E, yang berkontribusi pada perlindungan sel-sel retina dari kerusakan akibat radikal bebas. Stres oksidatif merupakan faktor penting dalam perkembangan berbagai penyakit mata, dan antioksidan membantu menetralisirnya.
- Keterkaitan dengan Pencegahan Katarak: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi makanan kaya antioksidan, termasuk buah ini, dapat membantu mengurangi risiko pembentukan katarak, kondisi di mana lensa mata menjadi keruh, menyebabkan penglihatan kabur. Antioksidan membantu melindungi protein lensa mata dari kerusakan oksidatif, yang merupakan penyebab utama katarak.
- Pentingnya Konsumsi Teratur dalam Pola Makan Seimbang: Manfaat buah ini dalam menjaga kesehatan mata optimal jika dikonsumsi secara teratur sebagai bagian dari pola makan seimbang. Kombinasi nutrisi esensial yang terdapat di dalamnya bekerja secara sinergis untuk melindungi dan memelihara fungsi penglihatan sepanjang hayat.
Dengan demikian, konsumsi buah ini tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi kesehatan mata. Kandungan beta-karoten, lutein, zeaxanthin, dan antioksidan lainnya menjadikan buah ini sebagai pilihan cerdas untuk mendukung penglihatan yang jernih dan sehat.
Sumber Antioksidan
Keunggulan buah tropis ini sebagai sumber antioksidan memiliki implikasi signifikan terhadap kesehatan secara keseluruhan. Kandungan senyawa bioaktif di dalamnya berperan krusial dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, yang berkontribusi pada berbagai manfaat kesehatan yang ditawarkan.
- Vitamin C sebagai Pelindung Seluler
Vitamin C, hadir dalam jumlah signifikan, berfungsi sebagai antioksidan larut air yang efektif menetralisir radikal bebas di dalam cairan tubuh. Perannya dalam melindungi sel-sel dari kerusakan oksidatif berkontribusi pada pencegahan penyakit kronis seperti penyakit jantung dan kanker. Konsumsi rutin vitamin C membantu menjaga integritas sel dan fungsi tubuh yang optimal.
- Beta-karoten dan Konversi Menjadi Vitamin A: Peran Ganda
Beta-karoten, selain menjadi prekursor vitamin A yang penting untuk kesehatan mata, juga bertindak sebagai antioksidan. Senyawa ini membantu melindungi lipid dan membran sel dari peroksidasi lipid yang disebabkan oleh radikal bebas. Aktivitas antioksidan beta-karoten berkontribusi pada pencegahan kerusakan seluler dan peradangan kronis.
- Quercetin dan Astragalin: Flavonoid dengan Aktivitas Antioksidan Kuat
Buah ini mengandung flavonoid seperti quercetin dan astragalin, yang memiliki aktivitas antioksidan yang kuat. Flavonoid ini membantu menetralkan radikal bebas dan mengurangi stres oksidatif dalam tubuh. Quercetin telah terbukti memiliki sifat anti-inflamasi dan antikanker, sementara astragalin dapat membantu melindungi sel-sel saraf dari kerusakan.
- Efek Sinergis Antioksidan: Perlindungan Komprehensif
Kehadiran berbagai jenis antioksidan dalam buah ini menciptakan efek sinergis, di mana kombinasi senyawa-senyawa tersebut memberikan perlindungan yang lebih komprehensif terhadap kerusakan seluler dibandingkan dengan konsumsi masing-masing senyawa secara terpisah. Sinergi ini memaksimalkan potensi antioksidan buah ini dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
- Implikasi Terhadap Kesehatan Jantung dan Pencegahan Kanker
Aktivitas antioksidan buah ini berkontribusi pada kesehatan jantung dengan mencegah oksidasi kolesterol LDL ("kolesterol jahat"), yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung. Selain itu, antioksidan membantu melindungi DNA sel dari kerusakan yang dapat menyebabkan kanker. Konsumsi rutin buah ini dapat membantu mengurangi risiko kedua penyakit kronis ini.
Dengan demikian, peran buah ini sebagai sumber antioksidan merupakan fondasi penting bagi berbagai manfaat kesehatan yang ditawarkan. Kemampuan senyawa-senyawa bioaktif di dalamnya untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif berkontribusi pada pencegahan penyakit kronis dan peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan. Integrasi buah ini ke dalam pola makan sehat merupakan strategi yang efektif untuk memanfaatkan potensi antioksidannya dan mendukung kesehatan jangka panjang.
Mendukung Kesehatan Jantung
Kontribusi buah tropis ini terhadap kesehatan jantung merupakan aspek penting dari profil nutrisinya. Kandungan kalium, serat, dan antioksidan di dalamnya bekerja secara sinergis untuk menjaga fungsi kardiovaskular yang optimal dan mengurangi risiko penyakit jantung. Kalium membantu mengatur tekanan darah dengan menyeimbangkan efek natrium dalam tubuh, sehingga mengurangi ketegangan pada pembuluh darah dan jantung. Serat, khususnya serat larut, membantu menurunkan kadar kolesterol LDL ("kolesterol jahat") dalam darah, yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung koroner. Antioksidan, seperti vitamin C dan flavonoid, melindungi sel-sel jantung dan pembuluh darah dari kerusakan akibat radikal bebas, mencegah peradangan kronis yang dapat memicu aterosklerosis (pengerasan arteri). Konsumsi rutin buah ini, sebagai bagian dari diet seimbang rendah lemak jenuh dan kolesterol, dapat memberikan kontribusi positif bagi pemeliharaan kesehatan jantung dan pencegahan penyakit kardiovaskular.
Menurunkan Risiko Kanker
Kaitan antara konsumsi buah ini dan penurunan risiko kanker terletak pada profil nutrisinya yang kaya akan senyawa bioaktif dengan sifat antikanker. Kandungan antioksidan yang melimpah, termasuk vitamin C, beta-karoten, quercetin, dan senyawa polifenol lainnya, berperan krusial dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan DNA akibat radikal bebas. Kerusakan DNA merupakan pemicu utama perkembangan sel kanker. Antioksidan ini bekerja dengan menetralkan radikal bebas, mencegah mereka berinteraksi dengan DNA dan menyebabkan mutasi yang dapat mengarah pada pertumbuhan tumor.
Selain itu, buah ini mengandung serat, yang berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan dan mengurangi risiko kanker usus besar. Serat membantu mempercepat transit makanan melalui usus, mengurangi waktu kontak antara zat karsinogenik dalam makanan dengan dinding usus. Serat juga mendukung pertumbuhan bakteri baik dalam usus, yang menghasilkan asam lemak rantai pendek (SCFA) seperti butirat, yang memiliki efek antikanker pada sel-sel usus.
Beberapa penelitian laboratorium dan penelitian pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak dari buah ini dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dan menginduksi apoptosis (kematian sel terprogram) pada sel-sel kanker. Meskipun penelitian lebih lanjut pada manusia diperlukan untuk mengkonfirmasi efek ini, bukti-bukti awal menunjukkan potensi buah ini sebagai bagian dari strategi pencegahan kanker yang komprehensif. Penting untuk dicatat bahwa konsumsi buah ini hanyalah salah satu aspek dari gaya hidup sehat yang dapat mengurangi risiko kanker. Pola makan seimbang yang kaya akan buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian utuh, serta gaya hidup aktif dan menghindari paparan zat karsinogenik, merupakan faktor-faktor penting lainnya yang perlu diperhatikan.
Menjaga Kesehatan Kulit
Kesehatan kulit, sebagai cerminan kesehatan internal, dapat dipengaruhi secara positif oleh konsumsi buah tropis ini. Kandungan nutrisi di dalamnya berperan dalam menjaga elastisitas, hidrasi, dan perlindungan kulit dari kerusakan akibat faktor lingkungan.
- Vitamin C dan Produksi Kolagen
Vitamin C, sebagai antioksidan utama, juga berperan krusial dalam sintesis kolagen. Kolagen merupakan protein struktural utama yang memberikan elastisitas dan kekencangan pada kulit. Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan penurunan produksi kolagen, yang mengakibatkan kulit menjadi kendur dan rentan terhadap kerutan. Konsumsi buah ini membantu memastikan asupan vitamin C yang cukup untuk mendukung produksi kolagen yang optimal.
- Vitamin A dan Regenerasi Sel Kulit
Beta-karoten, prekursor vitamin A, penting untuk regenerasi sel kulit dan menjaga integritas lapisan epidermis. Vitamin A membantu mempercepat pergantian sel kulit mati dengan sel kulit baru, menjaga kulit tetap halus dan bercahaya. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan kulit kering, kasar, dan rentan terhadap infeksi.
- Antioksidan dan Perlindungan Terhadap Radikal Bebas
Paparan radikal bebas dari polusi, sinar matahari, dan faktor lingkungan lainnya dapat menyebabkan kerusakan oksidatif pada sel-sel kulit, yang memicu penuaan dini dan masalah kulit lainnya. Antioksidan dalam buah ini, seperti vitamin C, vitamin E, dan flavonoid, membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas, menjaga kulit tetap sehat dan awet muda.
- Hidrasi dan Kelembapan Kulit
Kandungan air yang tinggi dalam buah ini membantu menjaga hidrasi kulit dari dalam. Kulit yang terhidrasi dengan baik tampak lebih segar, kenyal, dan kurang rentan terhadap kekeringan dan iritasi. Konsumsi buah ini dapat membantu meningkatkan kelembapan kulit dan menjaga keseimbangan hidrasi yang optimal.
Berbagai komponen dalam buah ini, bekerja secara sinergis, memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga kesehatan dan kecantikan kulit. Konsumsi rutin sebagai bagian dari diet seimbang dan gaya hidup sehat, dapat mendukung kesehatan kulit dari dalam, menghasilkan kulit yang tampak lebih sehat, bercahaya, dan awet muda.
Tips Memaksimalkan Potensi Buah Tropis
Bagian ini menyajikan panduan praktis untuk mengoptimalkan manfaat kesehatan yang diperoleh dari konsumsi buah dengan daging berwarna kuning oranye ini. Penerapan tips berikut dapat membantu memaksimalkan penyerapan nutrisi dan meningkatkan efek positif bagi kesehatan.
Tip 1: Pilih Buah yang Matang Sempurna
Tingkat kematangan buah sangat memengaruhi kandungan nutrisinya. Buah yang matang sempurna mengandung kadar vitamin dan antioksidan yang lebih tinggi. Pilih buah dengan aroma harum, tekstur sedikit lunak saat ditekan, dan warna kulit yang cerah sesuai dengan varietasnya.
Tip 2: Konsumsi dalam Porsi yang Wajar
Meskipun kaya nutrisi, konsumsi berlebihan tetap perlu dihindari. Porsi yang direkomendasikan adalah satu hingga dua buah berukuran sedang per hari. Bagi individu dengan kondisi medis tertentu, seperti diabetes, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk menentukan porsi yang tepat.
Tip 3: Kombinasikan dengan Sumber Nutrisi Lain
Untuk mendapatkan manfaat yang optimal, kombinasikan konsumsi buah ini dengan sumber nutrisi lain yang beragam. Padukan dengan sumber protein, lemak sehat, dan karbohidrat kompleks untuk menciptakan hidangan yang seimbang dan kaya nutrisi. Contohnya, tambahkan potongan buah ke dalam salad sayuran atau yogurt.
Tip 4: Konsumsi Segera Setelah Dipotong
Vitamin dan antioksidan dalam buah ini rentan terhadap oksidasi setelah terpapar udara. Konsumsi segera setelah dipotong untuk mempertahankan kandungan nutrisinya. Jika tidak memungkinkan, simpan potongan buah dalam wadah kedap udara di lemari es.
Tip 5: Variasikan Cara Konsumsi
Selain dimakan langsung, buah ini dapat diolah menjadi berbagai hidangan yang lezat dan bergizi. Tambahkan ke dalam smoothie, jus, salad, atau gunakan sebagai bahan dasar saus. Variasi cara konsumsi dapat meningkatkan minat dan memudahkan integrasi buah ini ke dalam diet sehari-hari.
Tip 6: Perhatikan Reaksi Alergi
Meskipun jarang terjadi, beberapa individu mungkin mengalami reaksi alergi terhadap buah ini. Perhatikan gejala seperti gatal-gatal, ruam kulit, atau gangguan pencernaan setelah mengonsumsi. Jika muncul gejala alergi, hentikan konsumsi dan konsultasikan dengan dokter.
Penerapan tips di atas dapat membantu memaksimalkan manfaat kesehatan dari konsumsi buah ini. Integrasikan ke dalam pola makan seimbang dan gaya hidup aktif untuk mencapai kesehatan yang optimal.
Bukti Ilmiah dan Studi Kasus
Sejumlah penelitian telah menyoroti potensi buah mangga dalam meningkatkan kesehatan. Studi epidemiologi menunjukkan korelasi antara konsumsi buah-buahan kaya antioksidan, termasuk mangga, dengan penurunan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung dan beberapa jenis kanker. Mekanisme yang mendasari efek protektif ini diduga melibatkan kemampuan antioksidan dalam menetralkan radikal bebas dan mengurangi stres oksidatif, yang merupakan faktor utama dalam perkembangan penyakit-penyakit tersebut.
Studi in vitro dan in vivo telah menguji efek ekstrak mangga pada sel kanker. Hasilnya menunjukkan bahwa senyawa bioaktif dalam mangga, seperti quercetin dan mangiferin, dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dan menginduksi apoptosis (kematian sel terprogram) pada berbagai jenis sel kanker, termasuk kanker payudara, usus besar, dan paru-paru. Meskipun temuan ini menjanjikan, perlu ditekankan bahwa penelitian lebih lanjut pada manusia diperlukan untuk mengkonfirmasi efek antikanker ini dan menentukan dosis yang efektif dan aman.
Penelitian lain fokus pada efek mangga terhadap kesehatan pencernaan. Studi klinis menunjukkan bahwa konsumsi mangga dapat meningkatkan keteraturan buang air besar dan mengurangi gejala sembelit. Efek ini diduga disebabkan oleh kandungan serat yang tinggi dalam mangga, yang membantu meningkatkan volume tinja dan memfasilitasi pergerakannya melalui usus. Selain itu, mangga mengandung enzim amilase yang dapat membantu memecah karbohidrat kompleks, meningkatkan pencernaan dan penyerapan nutrisi.
Bukti ilmiah yang ada mendukung potensi manfaat kesehatan dari konsumsi mangga. Namun, penting untuk menafsirkan bukti ini dengan hati-hati dan mempertimbangkan keterbatasan penelitian yang ada. Diperlukan penelitian lebih lanjut, khususnya studi klinis pada manusia, untuk mengkonfirmasi efek positif ini dan menentukan dosis optimal untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang maksimal.