Temukan 7 Manfaat Buah Sawo yang Wajib Kamu Ketahui
Sabtu, 9 Agustus 2025 oleh journal
Pertanyaan seputar buah sawo seringkali mengarah pada nilai gizinya dan pengaruh positifnya bagi kesehatan. Masyarakat umum tertarik untuk mengetahui kandungan nutrisi dalam buah manis ini, serta bagaimana konsumsinya dapat berkontribusi pada kesejahteraan tubuh. Informasi ini dicari untuk memahami potensi buah sawo sebagai bagian dari pola makan sehat.
Buah sawo memiliki potensi yang signifikan untuk mendukung kesehatan, terutama jika dikonsumsi sebagai bagian dari diet seimbang. Kandungan seratnya membantu pencernaan, sementara antioksidan di dalamnya berperan dalam melawan radikal bebas. Namun, konsumsi berlebihan tetap perlu dihindari.
- Dr. Amelia Rahayu, Spesialis Gizi Klinik
Pandangan Dr. Rahayu sejalan dengan penelitian yang menyoroti manfaat buah sawo. Beberapa senyawa aktif dalam buah sawo, seperti tanin dan polifenol, memiliki sifat antioksidan yang dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan. Serat dalam sawo membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan, mencegah sembelit, dan membantu mengontrol kadar gula darah. Selain itu, kandungan vitamin dan mineralnya, termasuk vitamin A dan C, serta kalium, berkontribusi pada kesehatan mata, sistem kekebalan tubuh, dan fungsi saraf. Dianjurkan untuk mengonsumsi sawo dalam jumlah moderat, sekitar 1-2 buah per hari, sebagai bagian dari pola makan yang bervariasi untuk mendapatkan manfaat optimal.
Buah Sawo
Buah sawo, dengan rasa manisnya yang khas, menawarkan sejumlah manfaat kesehatan yang signifikan. Manfaat-manfaat ini berasal dari kandungan nutrisi penting yang terdapat di dalamnya, memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan tubuh secara keseluruhan.
- Pencernaan lancar
- Antioksidan tinggi
- Energi alami
- Kesehatan mata
- Kekebalan tubuh
- Tulang kuat
- Jantung sehat
Manfaat buah sawo mencakup dukungan terhadap sistem pencernaan berkat kandungan seratnya, yang membantu mencegah sembelit. Sifat antioksidannya melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, sementara kandungan gula alaminya menyediakan sumber energi yang sehat. Vitamin A berkontribusi pada kesehatan mata, dan vitamin C meningkatkan kekebalan tubuh. Mineral seperti kalsium dan fosfor mendukung kesehatan tulang, dan kalium membantu menjaga tekanan darah yang sehat, berkontribusi pada kesehatan jantung.
Pencernaan Lancar
Keterkaitan antara konsumsi buah sawo dan kelancaran pencernaan merupakan aspek penting dari potensi manfaat buah ini bagi kesehatan. Kandungan serat dalam sawo memegang peranan kunci dalam memfasilitasi proses pencernaan yang optimal.
- Kandungan Serat Alami
Buah sawo mengandung serat larut dan tidak larut. Serat larut membantu menyerap air dalam usus, membentuk gel yang memperlambat penyerapan gula dan lemak. Serat tidak larut menambahkan volume pada tinja, mempermudah pergerakannya melalui usus.
- Stimulasi Peristaltik Usus
Serat tidak larut dalam sawo merangsang gerakan peristaltik usus. Gerakan ini adalah kontraksi otot-otot usus yang mendorong makanan melalui saluran pencernaan, mencegah penumpukan dan mengurangi risiko sembelit.
- Prebiotik Alami
Beberapa jenis serat dalam sawo berfungsi sebagai prebiotik. Prebiotik adalah makanan bagi bakteri baik dalam usus (probiotik). Dengan mendukung pertumbuhan bakteri baik, sawo membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus, yang penting untuk pencernaan yang sehat.
- Pencegahan Sembelit
Kombinasi serat larut dan tidak larut, stimulasi peristaltik, dan efek prebiotik menjadikan sawo sebagai buah yang efektif dalam mencegah sembelit. Konsumsi sawo secara teratur dapat membantu menjaga keteraturan buang air besar.
Dengan demikian, manfaat sawo dalam melancarkan pencernaan tidak hanya bergantung pada satu faktor, melainkan merupakan hasil sinergi antara kandungan serat, efek peristaltik, dan dukungan terhadap mikrobiota usus. Konsumsi sawo sebagai bagian dari diet seimbang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kesehatan saluran pencernaan.
Antioksidan Tinggi
Keberadaan antioksidan dalam buah sawo merupakan aspek krusial yang berkontribusi pada potensi manfaatnya bagi kesehatan. Antioksidan berperan penting dalam melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas, molekul tidak stabil yang dapat memicu berbagai penyakit kronis. Buah ini mengandung beragam senyawa antioksidan, termasuk polifenol dan vitamin C, yang bekerja secara sinergis untuk menetralkan radikal bebas dan mengurangi stres oksidatif.
Stres oksidatif, yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara produksi radikal bebas dan kemampuan tubuh untuk menetralkannya, dapat merusak DNA, protein, dan lipid dalam sel. Kerusakan ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, kanker, diabetes, dan penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer. Dengan menyediakan sumber antioksidan, konsumsi buah sawo dapat membantu mengurangi risiko penyakit-penyakit tersebut.
Polifenol, salah satu jenis antioksidan yang ditemukan dalam sawo, memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat membantu melindungi sel-sel otak dari kerusakan. Vitamin C, selain berperan sebagai antioksidan, juga penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu produksi kolagen, protein yang penting untuk kesehatan kulit dan jaringan ikat.
Oleh karena itu, kandungan antioksidan yang tinggi dalam buah sawo menjadikannya sebagai makanan yang berpotensi memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit kronis dan mendukung kesehatan secara keseluruhan. Penting untuk diingat bahwa manfaat ini diperoleh secara optimal melalui konsumsi sawo sebagai bagian dari pola makan seimbang dan gaya hidup sehat.
Energi Alami
Ketersediaan energi alami dari buah sawo merupakan salah satu aspek penting dalam memahami manfaatnya bagi tubuh. Buah ini menyediakan sumber energi yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas sehari-hari, berbeda dengan sumber energi olahan yang mungkin memiliki efek samping.
- Kandungan Gula Alami (Fruktosa dan Sukrosa)
Buah sawo mengandung fruktosa dan sukrosa, dua jenis gula alami yang memberikan energi secara bertahap. Fruktosa, yang dominan dalam sawo, dicerna lebih lambat dibandingkan glukosa, sehingga menghasilkan pelepasan energi yang lebih stabil dan berkelanjutan. Sukrosa, di sisi lain, dipecah menjadi glukosa dan fruktosa, memberikan dorongan energi yang lebih cepat. Kombinasi keduanya memastikan suplai energi yang berkelanjutan.
- Sumber Karbohidrat Kompleks
Selain gula sederhana, sawo juga mengandung karbohidrat kompleks dalam jumlah kecil. Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lebih lama untuk dipecah oleh tubuh, menghasilkan energi yang lebih tahan lama. Hal ini membantu mencegah lonjakan gula darah yang tiba-tiba, yang seringkali diikuti oleh penurunan energi yang drastis (energy crash).
- Serat Mendukung Penyerapan Energi yang Stabil
Kandungan serat dalam sawo memainkan peran penting dalam mengatur penyerapan gula. Serat memperlambat proses pencernaan dan penyerapan gula, sehingga mencegah lonjakan gula darah yang cepat. Hal ini membantu menjaga kadar energi tetap stabil dan menghindari fluktuasi yang dapat menyebabkan kelelahan.
- Pengganti Camilan Tidak Sehat
Karena kandungan gula alaminya dan serat, sawo dapat menjadi alternatif yang lebih sehat dibandingkan camilan olahan yang tinggi gula dan lemak. Mengonsumsi sawo sebagai camilan dapat membantu meningkatkan energi tanpa menyebabkan efek samping negatif yang seringkali terkait dengan makanan olahan.
- Mendukung Aktivitas Fisik
Energi yang disediakan oleh sawo dapat mendukung aktivitas fisik. Gula alami memberikan bahan bakar yang dibutuhkan untuk otot selama berolahraga, sementara serat membantu menjaga kadar energi tetap stabil selama periode aktivitas yang lebih lama.
- Vitamin dan Mineral Esensial
Selain karbohidrat, sawo juga mengandung vitamin dan mineral esensial yang berperan penting dalam metabolisme energi. Vitamin B kompleks, misalnya, membantu mengubah makanan menjadi energi yang dapat digunakan oleh tubuh. Mineral seperti magnesium juga terlibat dalam berbagai proses metabolisme yang penting untuk produksi energi.
Dengan demikian, manfaat buah sawo sebagai sumber energi alami berasal dari kombinasi gula alami, karbohidrat kompleks, serat, serta vitamin dan mineral esensial. Konsumsi sawo dapat memberikan energi yang berkelanjutan dan stabil untuk mendukung aktivitas sehari-hari, menjadikannya pilihan yang lebih sehat dibandingkan sumber energi olahan.
Kesehatan Mata
Kesehatan mata merupakan aspek penting dari kesejahteraan individu, dan konsumsi makanan yang kaya nutrisi, termasuk buah-buahan, dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga fungsi penglihatan yang optimal. Buah sawo, dengan kandungan nutrisi tertentu, memiliki potensi untuk mendukung kesehatan mata.
- Vitamin A dan Penglihatan
Vitamin A, yang ditemukan dalam buah sawo, berperan krusial dalam menjaga kesehatan kornea, lapisan luar mata, dan retina, jaringan peka cahaya di bagian belakang mata. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan masalah penglihatan, termasuk rabun senja dan mata kering. Konsumsi sawo dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin A dan mendukung fungsi penglihatan yang normal.
- Antioksidan dan Perlindungan dari Kerusakan Radikal Bebas
Mata terpapar radikal bebas dari lingkungan, seperti polusi dan radiasi UV, yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan meningkatkan risiko penyakit mata terkait usia, seperti degenerasi makula dan katarak. Buah sawo mengandung antioksidan, seperti vitamin C dan polifenol, yang membantu menetralkan radikal bebas dan melindungi sel-sel mata dari kerusakan oksidatif.
- Lutein dan Zeaxanthin untuk Kesehatan Retina
Meskipun buah sawo mungkin tidak mengandung lutein dan zeaxanthin dalam jumlah yang sangat tinggi dibandingkan dengan sayuran hijau, konsumsi buah-buahan berwarna secara umum dapat memberikan kontribusi terhadap asupan nutrisi yang penting untuk kesehatan retina. Lutein dan zeaxanthin adalah karotenoid yang ditemukan dalam retina dan membantu melindungi mata dari kerusakan akibat cahaya biru dan radiasi UV.
- Kadar Gula yang Terkendali untuk Mencegah Komplikasi Mata
Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah kecil di retina, menyebabkan retinopati diabetik, komplikasi serius yang dapat menyebabkan kebutaan. Konsumsi sawo dalam jumlah moderat, sebagai bagian dari diet seimbang, dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap terkendali dan mengurangi risiko komplikasi mata terkait diabetes.
Meskipun buah sawo memiliki potensi manfaat untuk kesehatan mata berkat kandungan vitamin A dan antioksidannya, penting untuk diingat bahwa menjaga kesehatan mata melibatkan berbagai faktor, termasuk pola makan seimbang, perlindungan dari sinar UV, dan pemeriksaan mata rutin. Konsumsi sawo dapat menjadi bagian dari pendekatan holistik untuk menjaga kesehatan mata sepanjang hayat.
Kekebalan Tubuh
Sistem kekebalan tubuh merupakan benteng pertahanan alami yang melindungi dari serangan patogen seperti bakteri, virus, dan jamur. Dukungan nutrisi yang tepat, termasuk konsumsi buah-buahan tertentu, dapat memperkuat sistem ini. Buah sawo, dengan kandungan nutrisinya, berpotensi berkontribusi pada peningkatan fungsi kekebalan tubuh.
- Vitamin C dan Produksi Sel Imun
Vitamin C adalah antioksidan kuat yang memainkan peran penting dalam produksi dan fungsi sel-sel imun, seperti sel darah putih (limfosit). Sel-sel ini bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan menghancurkan patogen. Buah sawo mengandung vitamin C yang dapat membantu meningkatkan produksi dan aktivitas sel-sel imun, sehingga memperkuat respons kekebalan tubuh.
- Antioksidan dan Perlindungan Sel Imun
Radikal bebas dapat merusak sel-sel imun dan menghambat kemampuan mereka untuk melawan infeksi. Antioksidan, seperti polifenol yang terdapat dalam sawo, membantu menetralkan radikal bebas dan melindungi sel-sel imun dari kerusakan oksidatif, memastikan mereka dapat berfungsi secara optimal.
- Serat dan Kesehatan Mikrobiota Usus
Sebagian besar sistem kekebalan tubuh terletak di usus. Serat dalam sawo mendukung pertumbuhan bakteri baik (probiotik) di usus. Mikrobiota usus yang sehat membantu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dengan memproduksi senyawa antimikroba, memperkuat lapisan pelindung usus, dan merangsang produksi sel-sel imun.
- Vitamin A dan Integritas Selaput Lendir
Vitamin A penting untuk menjaga integritas selaput lendir, seperti lapisan yang melapisi saluran pernapasan dan pencernaan. Selaput lendir ini berfungsi sebagai garis pertahanan pertama terhadap patogen. Konsumsi sawo yang mengandung vitamin A dapat membantu memperkuat selaput lendir dan mencegah patogen masuk ke dalam tubuh.
- Mineral dan Fungsi Enzim Imun
Mineral seperti zinc dan tembaga berperan penting dalam fungsi enzim yang terlibat dalam respons kekebalan tubuh. Meskipun jumlahnya mungkin tidak signifikan, konsumsi sawo dapat memberikan kontribusi terhadap asupan mineral yang dibutuhkan untuk fungsi kekebalan tubuh yang optimal.
Meskipun buah sawo mengandung nutrisi yang berpotensi mendukung kekebalan tubuh, penting untuk diingat bahwa sistem kekebalan tubuh adalah kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pola makan secara keseluruhan, gaya hidup, dan faktor genetik. Konsumsi sawo sebaiknya menjadi bagian dari diet seimbang dan gaya hidup sehat untuk mendapatkan manfaat yang optimal bagi kekebalan tubuh.
Tulang Kuat
Kepadatan dan kekuatan tulang adalah aspek penting dalam menjaga mobilitas dan kualitas hidup, terutama seiring bertambahnya usia. Asupan nutrisi yang memadai, termasuk mineral dan vitamin tertentu, berperan krusial dalam mendukung kesehatan tulang. Konsumsi buah-buahan, sebagai bagian dari pola makan seimbang, dapat berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut. Beberapa komponen dalam buah sawo memiliki potensi untuk mendukung pemeliharaan tulang yang kuat.
Kalsium dan fosfor, dua mineral utama penyusun tulang, penting untuk pembentukan dan pemeliharaan struktur tulang yang kokoh. Sementara sawo mungkin bukan sumber utama kalsium dan fosfor dibandingkan produk susu atau sumber lainnya, kontribusinya terhadap asupan mineral secara keseluruhan tetap relevan, terutama jika dikonsumsi dalam konteks diet yang bervariasi.
Vitamin K, meskipun tidak secara langsung terdapat dalam jumlah signifikan dalam sawo, memiliki peran penting dalam metabolisme tulang. Vitamin K membantu mengarahkan kalsium ke tulang dan mencegah penumpukannya di jaringan lunak. Oleh karena itu, konsumsi sawo dalam kombinasi dengan makanan kaya vitamin K dapat memberikan manfaat sinergis bagi kesehatan tulang.
Magnesium, mineral lain yang penting untuk kesehatan tulang, juga ditemukan dalam sawo. Magnesium berperan dalam pembentukan kristal tulang dan membantu mengatur kadar kalsium dalam tubuh. Asupan magnesium yang cukup dapat membantu mencegah osteoporosis dan menjaga kepadatan tulang.
Selain mineral, antioksidan dalam sawo juga dapat berkontribusi secara tidak langsung terhadap kesehatan tulang. Stres oksidatif dapat mempercepat kerusakan tulang, dan antioksidan membantu melindungi sel-sel tulang dari kerusakan akibat radikal bebas. Dengan mengurangi stres oksidatif, antioksidan dapat membantu memperlambat proses pengeroposan tulang.
Oleh karena itu, meskipun bukan merupakan sumber tunggal yang mencukupi, konsumsi sawo dapat menjadi bagian dari strategi nutrisi yang komprehensif untuk mendukung kesehatan tulang, terutama jika dikombinasikan dengan asupan kalsium, fosfor, vitamin K, magnesium, dan antioksidan yang cukup dari sumber makanan lain serta gaya hidup aktif.
Jantung Sehat
Kesehatan jantung merupakan fondasi penting bagi kesejahteraan secara keseluruhan, dan pola makan memainkan peranan sentral dalam menjaganya. Konsumsi buah-buahan tertentu, termasuk sawo, berpotensi memberikan kontribusi positif terhadap fungsi kardiovaskular yang optimal.
- Kalium dan Pengaturan Tekanan Darah
Kalium adalah mineral esensial yang membantu mengatur tekanan darah. Konsumsi kalium yang cukup dapat membantu menyeimbangkan efek natrium dalam tubuh, sehingga mengurangi risiko hipertensi, faktor risiko utama penyakit jantung. Sawo mengandung kalium yang dapat berkontribusi pada pemeliharaan tekanan darah yang sehat.
- Serat dan Pengendalian Kolesterol
Serat larut, yang juga ditemukan dalam sawo, dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL ("jahat") dalam darah. Kolesterol LDL yang tinggi dapat menumpuk di arteri, membentuk plak yang menyempitkan pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. Serat membantu mengikat kolesterol dalam saluran pencernaan dan mencegah penyerapannya ke dalam aliran darah.
- Antioksidan dan Perlindungan terhadap Kerusakan Arteri
Radikal bebas dapat merusak lapisan dalam arteri, memicu peradangan dan pembentukan plak. Antioksidan, seperti polifenol dan vitamin C yang terkandung dalam sawo, membantu menetralkan radikal bebas dan melindungi arteri dari kerusakan oksidatif, sehingga mengurangi risiko aterosklerosis.
- Magnesium dan Fungsi Jantung yang Optimal
Magnesium berperan penting dalam fungsi otot jantung dan pengaturan detak jantung. Kekurangan magnesium dapat menyebabkan aritmia (detak jantung tidak teratur) dan meningkatkan risiko penyakit jantung. Sawo mengandung magnesium yang dapat membantu menjaga fungsi jantung yang optimal.
- Pengganti Makanan Olahan Tinggi Gula dan Lemak Jenuh
Memilih sawo sebagai camilan sehat dapat membantu mengurangi konsumsi makanan olahan yang tinggi gula dan lemak jenuh, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Sawo memberikan rasa manis alami dan serat, membantu mengendalikan nafsu makan dan mencegah penambahan berat badan yang berlebihan.
Dengan demikian, konsumsi sawo dapat memberikan kontribusi positif terhadap kesehatan jantung melalui berbagai mekanisme, termasuk pengaturan tekanan darah, pengendalian kolesterol, perlindungan terhadap kerusakan arteri, dan dukungan terhadap fungsi jantung yang optimal. Namun, penting untuk diingat bahwa menjaga kesehatan jantung melibatkan pendekatan holistik yang mencakup pola makan seimbang, olahraga teratur, pengelolaan stres, dan pemeriksaan kesehatan rutin.
Tips Mengoptimalkan Manfaat Buah Sawo
Pemanfaatan potensi buah sawo secara maksimal memerlukan pemahaman tentang cara memilih, menyimpan, dan mengonsumsinya dengan tepat. Beberapa panduan berikut dapat membantu dalam mengoptimalkan manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh buah ini.
Tip 1: Pilih Buah yang Matang Sempurna
Kualitas buah sawo sangat memengaruhi kandungan nutrisinya. Pilih buah yang terasa lembut saat ditekan perlahan, mengeluarkan aroma manis yang khas, dan memiliki warna kulit cokelat merata. Hindari buah yang terlalu keras atau memiliki memar.
Tip 2: Simpan dengan Benar untuk Mempertahankan Kesegaran
Buah sawo yang sudah matang sebaiknya disimpan di lemari es untuk memperlambat proses pematangan dan mencegah pembusukan. Simpan dalam wadah kedap udara atau kantung plastik berlubang untuk menjaga kelembapannya. Buah yang belum matang dapat disimpan pada suhu ruangan hingga matang.
Tip 3: Konsumsi dalam Jumlah Moderat
Meskipun memiliki banyak manfaat, konsumsi sawo berlebihan dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah yang tidak diinginkan. Batasi konsumsi hingga 1-2 buah per hari sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Tip 4: Kombinasikan dengan Sumber Nutrisi Lain
Untuk mendapatkan manfaat yang optimal, kombinasikan konsumsi sawo dengan makanan bergizi lainnya, seperti sayuran, buah-buahan lain, biji-bijian, dan protein tanpa lemak. Kombinasi ini memastikan asupan nutrisi yang lengkap dan seimbang.
Tip 5: Perhatikan Kondisi Kesehatan Individu
Individu dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes atau masalah ginjal, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengonsumsi sawo secara teratur. Hal ini penting untuk memastikan bahwa konsumsi sawo tidak berinteraksi negatif dengan kondisi kesehatan atau pengobatan yang sedang dijalani.
Penerapan panduan ini dapat membantu memaksimalkan potensi manfaat buah sawo bagi kesehatan, menjadikannya sebagai bagian yang berharga dari pola makan yang sehat dan seimbang.
Bukti Ilmiah dan Studi Kasus
Penelitian terhadap buah sawo, khususnya mengenai pengaruhnya terhadap parameter kesehatan tertentu, masih terbatas namun menjanjikan. Beberapa studi awal telah meneliti kandungan antioksidan dan serat dalam buah ini, serta potensi dampaknya pada kadar glukosa darah dan kesehatan pencernaan. Studi-studi ini umumnya menggunakan desain eksperimental dengan kelompok kontrol untuk membandingkan efek konsumsi sawo dengan intervensi lain atau tanpa intervensi.
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Jurnal Gizi Indonesia meneliti efek konsumsi ekstrak buah sawo pada kadar glukosa darah tikus yang diinduksi diabetes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak sawo dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah, meskipun mekanisme pastinya masih perlu diteliti lebih lanjut. Studi lain meneliti efek konsumsi buah sawo segar pada kesehatan pencernaan sukarelawan dewasa. Hasilnya menunjukkan peningkatan frekuensi buang air besar dan pengurangan gejala sembelit pada kelompok yang mengonsumsi sawo dibandingkan dengan kelompok kontrol.
Namun, penting untuk dicatat bahwa sebagian besar studi ini memiliki ukuran sampel yang kecil dan dilakukan dalam jangka waktu yang relatif singkat. Selain itu, beberapa studi menggunakan ekstrak buah sawo, bukan buah segar secara utuh. Oleh karena itu, hasil studi ini perlu diinterpretasikan dengan hati-hati dan tidak dapat digeneralisasikan secara langsung ke populasi yang lebih luas. Penelitian lebih lanjut dengan desain yang lebih ketat dan ukuran sampel yang lebih besar diperlukan untuk mengkonfirmasi manfaat kesehatan buah sawo dan memahami mekanisme kerjanya secara lebih mendalam.
Meskipun demikian, bukti awal yang ada menunjukkan bahwa buah sawo memiliki potensi sebagai bagian dari pola makan sehat. Pembaca didorong untuk secara kritis mengevaluasi bukti yang ada dan berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum membuat perubahan signifikan pada pola makan mereka.